Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Ganjar Pranowo Hadiri Sidang Kasus Korupsi Hasto Kristiyanto

Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, menghadiri sidang lanjutan terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto. Sidang ini berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, pada hari Kamis, 13 Juni 2025.

Ganjar tiba di ruang sidang pada pukul 09.26 WIB. Setibanya di sana, ia langsung disambut Hasto yang sudah berada di dalam ruang sidang. Keduanya terlihat bersalaman dan berpelukan sambil berbincang singkat. Hasto menyapa Ganjar dengan panggilan "Pak Doktor", dan Ganjar merespons dengan penuh semangat.

Selain Ganjar, sejumlah politisi PDIP lainnya juga hadir dalam sidang kali ini. Di antaranya adalah Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Ribka Tjiptaning, dan Ferdinand Hutahaean.

Agenda sidang pada hari Kamis ini adalah mendengarkan keterangan dari ahli. Jaksa penuntut umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Frans Asisi, seorang Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, sebagai saksi ahli.

Ini bukan kali pertama Ganjar Pranowo hadir dalam sidang kasus Hasto. Sebelumnya, ia juga hadir pada sidang yang digelar pada tanggal 8 Mei dan 17 April 2025. Pada setiap kesempatan, Ganjar selalu hadir untuk memberikan dukungan kepada Hasto yang sedang menghadapi masalah hukum ini.

Hasto Kristiyanto sendiri terjerat dalam kasus dugaan perintangan penyidikan perkara korupsi yang melibatkan Harun Masiku dan juga dugaan pemberian suap. Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan pejabat tinggi partai.

Sidang ini mencerminkan kepedulian Ganjar terhadap rekan-rekannya di partai, meskipun situasi yang dihadapi cukup sulit. Masyarakat berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan adil dan transparan.

Pewarta: ANTARA / Fath Putra Mulya

library_books Antarakepri