Pada tahun 2018, Brandon Straka dan Scott Presler terlihat kompak dalam sebuah acara pemutaran film di Washington, D.C. Mereka mengenakan pakaian seragam MAGA: jas gelap, kemeja putih, dan dasi merah. Keduanya telah menjadi sosok terkenal di kalangan pendukung Donald Trump dengan jutaan pengikut di media sosial.
Straka dan Presler, yang keduanya adalah pria gay, mendapatkan perhatian lebih dalam gerakan yang dikenal dengan sikap sosial konservatifnya. Presler dikenal karena perannya yang diyakini berhasil mengamankan suara Pennsylvania untuk Trump dalam pemilihan presiden 2024. Sementara itu, Straka menciptakan kampanye #WalkAway, yang mendorong Demokrat yang kecewa untuk bergabung dengan gerakan MAGA.
Namun, bulan lalu, hubungan mereka berubah drastis. Straka mengunggah video berdurasi 14 menit di platform X, yang berjudul "Kebenaran Tentang Scott Presler... Bagian 1." Dalam video tersebut, ia menuduh Presler berpura-pura dalam banyak hal, termasuk jumlah pendaftaran pemilih yang menjadi klaim terkenalnya, serta meniru aksen Midwestern yang tidak asli.
Menanggapi tuduhan tersebut, Presler menyebutnya "absurd" dan merasa sedih harus menghadapi "serangan dari rekan sendiri" saat ia berusaha melakukan pekerjaannya. Perselisihan antara kedua tokoh ini telah memecah belah komunitas MAGA, dengan beberapa orang menganggap Straka cemburu dan berusaha menciptakan pertikaian yang tidak perlu, bahkan ada yang berpendapat bahwa ia bisa jadi berfungsi sebagai agen musuh. Namun, ada juga yang memuji keberanian Straka dan mendukung klaimnya.
Perseteruan ini menunjukkan betapa rapuhnya hubungan dalam dunia politik, terutama di antara mereka yang pernah bersahabat. Publik kini menantikan perkembangan selanjutnya dari konflik ini.
Brandon Straka Scott Presler MAGA perselisihan politik