Kementerian Keuangan Republik Indonesia mengumumkan bahwa pada periode Januari hingga Mei 2025, total realisasi belanja negara mencapai Rp1.016,3 triliun. Angka ini setara dengan 28,1% dari total belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Hingga tanggal 31 Mei 2025, belanja pemerintah pusat telah terealisasi sebesar Rp694,2 triliun. Dari jumlah tersebut, belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) mencapai Rp325,7 triliun, sedangkan belanja non-K/L mencapai Rp368,5 triliun. Pada bulan Mei 2025, terjadi percepatan dalam belanja barang dan belanja modal dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, menjelaskan bahwa belanja negara ini dioptimalkan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung berbagai program prioritas pemerintah. Beberapa program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis, serta peningkatan di bidang pendidikan, termasuk pembangunan Sekolah Unggul, Sekolah Rakyat, dan revitalisasi sekolah-sekolah yang ada.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi melalui stimulus fiskal yang bersifat terarah. Ia menyampaikan bahwa kebijakan fiskal akan tetap dijaga untuk mendukung kondisi ekonomi, termasuk melalui pemberian restitusi untuk menjaga ketahanan korporasi.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menyaksikan pembahasan dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo pada Rabu, 18 Juni 2025, pukul 21.30 – 22.00 WIB. Program ini dapat disaksikan secara langsung di IDX Channel melalui berbagai saluran TV dan juga dapat diakses melalui LIVE STREAMING di www.idxchannel.com serta aplikasi IDX Channel TV di APPS store.
Belanja Negara Kementerian Keuangan APBN 2025 Daya Beli Ekonomi