Dalam sebuah terobosan yang mengejutkan, DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) berhasil mencatatkan rekor baru dalam pengiriman energi nirkabel. Mereka berhasil mengirimkan lebih dari 800 watt listrik sejauh 8,6 kilometer hanya dengan menggunakan cahaya laser. Prestasi ini dirayakan dengan membuat popcorn menggunakan energi yang dikirimkan, sebagai penghormatan kepada film tahun 1985, Real Genius.
Program ini dikenal dengan nama Persistent Optical Wireless Energy Relay (POWER). Paul Jaffe, manajer program, menyatakan bahwa pencapaian ini "secara absolut menghancurkan semua demonstrasi pengiriman daya optik yang dilaporkan sebelumnya." Sebelumnya, rekor yang ada adalah 230 watt pada jarak 1,7 kilometer.
DARPA memiliki visi untuk dapat mengirimkan daya secara instan ke medan perang yang terpencil, zona bencana, dan platform tanpa awak tanpa menggunakan metode pengiriman bahan bakar tradisional yang "sangat lambat, berisiko, dan memakan banyak sumber daya." Teknologi ini dapat ditingkatkan ke tingkat daya yang lebih tinggi dan dapat diintegrasikan ke dalam UAV (Unmanned Aerial Vehicles), sehingga dapat menciptakan sistem militer yang "tidak terikat oleh batasan bahan bakar" dan dapat beroperasi tanpa henti selama masih dalam jangkauan sumber daya listrik.
Selama lebih dari satu abad, Nikola Tesla bermimpi tentang pengiriman daya nirkabel. Namun kini, pencapaian DARPA membawa kita lebih dekat kepada panel surya berbasis luar angkasa yang dapat mengirimkan energi kembali ke Bumi. Selain itu, teknologi ini juga menghilangkan kerentanan infrastruktur dari jaringan listrik tradisional.
Selama kampanye pengujian, transfer energi sebesar lebih dari satu megajoule telah dibuktikan, yang menunjukkan bahwa teknologi ini telah beralih dari konsep fiksi ilmiah menjadi kenyataan rekayasa yang dapat diperluas.
DARPA energi nirkabel laser teknologi rekor