Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

UN Melaporkan Peningkatan Kekerasan Terhadap Anak

Laporan terbaru dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan bahwa kekerasan terhadap anak-anak di daerah konflik telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam laporan yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, terdapat peningkatan mencolok dalam pelanggaran serius terhadap anak-anak di bawah usia 18 tahun.

Guterres menjelaskan bahwa anak-anak menjadi korban utama dari konflik yang tidak henti-hentinya dan serangan yang sembarangan. Mereka juga terkena dampak dari pelanggaran gencatan senjata dan perjanjian perdamaian, serta krisis kemanusiaan yang semakin memburuk.

Dalam laporan tersebut, PBB mencatat sebanyak 41.370 pelanggaran serius terhadap anak-anak. Dari jumlah tersebut, 36.221 pelanggaran terjadi pada tahun 2024, sementara 5.149 lainnya berasal dari tahun-tahun sebelumnya namun baru dikonfirmasi tahun lalu. Pelanggaran yang dimaksud meliputi pembunuhan, penganiayaan, perekrutan dan penculikan, kekerasan seksual, serangan terhadap sekolah dan rumah sakit, serta penolakan akses terhadap bantuan kemanusiaan.

PBB juga kembali memasukkan Angkatan Bersenjata Israel dan kelompok Hamas ke dalam daftar hitam negara-negara yang melanggar hak-hak anak. Dalam laporan itu, tercatat 1.259 anak Palestina dibunuh dan 941 lainnya terluka di Jalur Gaza. Hingga saat ini, tidak ada tanggapan dari Misi PBB Israel terkait laporan tersebut.

Guterres juga menunjukkan kekhawatiran mendalam tentang kekerasan terhadap anak-anak di Ukraina akibat invasi Rusia. Ia mencatat bahwa terdapat bukti yang menunjukkan bahwa sebanyak 94 anak Ukraina telah dibunuh, 577 lainnya terluka, serta 559 serangan terhadap sekolah dan 303 serangan terhadap rumah sakit.

Kekerasan terhadap anak di daerah konflik adalah masalah serius yang memerlukan perhatian dan tindakan segera dari komunitas internasional untuk melindungi hak-hak anak.

library_books Tagesschau