Susan Morris, seorang eksekutif supermarket berpengalaman, baru saja dilantik sebagai CEO Albertsons. Dia siap menghadapi tantangan dari Kroger, yang merupakan operator supermarket terbesar di Amerika Serikat.
Morris, yang berusia 56 tahun, telah berkarier hampir empat dekade di Albertsons. Ia mulai bekerja dari posisi layanan pelanggan hingga mencapai posisi puncak di perusahaan. Pada tahun 2022, Kroger mengumumkan rencana untuk mengakuisisi Albertsons senilai $20 miliar. Dalam rencana ini, Morris dipilih untuk memimpin usaha supermarket baru yang akan dibentuk dari pemisahan ratusan toko.
Vivek Sankaran, mantan CEO Albertsons, memberikan kesaksian di pengadilan federal di Portland, Oregon, tentang kemampuan luar biasa Morris dalam memahami produk di toko. "Dia bisa berjalan di sekitar toko dan memilih satu apel, lalu memberitahu berapa lama apel itu sudah ada di sana," ujarnya.
Namun, rencana akuisisi tersebut terhambat oleh kekhawatiran tentang persaingan yang tidak sehat, sehingga kesepakatan itu dibatalkan pada bulan Desember. Meski demikian, Morris tetap mendapatkan kesempatan ini setelah pengunduran diri Sankaran bulan lalu.
Morris dikenal memiliki semangat kompetitif yang kuat. Selama persidangan antimonopoli tahun lalu, pengacara Komisi Perdagangan Federal menunjukkan sebuah email internal yang dikirim Morris pada tahun 2022. Dalam email tersebut, Morris mengekspresikan kebanggaannya setelah Albertsons melaporkan angka penjualan kuartalan yang lebih baik dibandingkan dengan pesaing utamanya, Kroger. Dia menulis, "Makan debu kami, Kroger." Ini menunjukkan betapa bersemangatnya dia untuk bersaing.
Albertsons memang membutuhkan energi tersebut. Perusahaan yang berbasis di Boise, Idaho, ini mengelola beberapa jaringan supermarket terkenal seperti Safeway dan Jewel-Osco. Selama tiga tahun terakhir, Albertsons lebih banyak fokus pada akuisisi Kroger, yang berdampak pada penurunan pangsa pasar mereka. Pada tahun fiskal terakhir, laba perusahaan menurun sebesar 26% menjadi $959 juta.
Susan Morris Albertsons Kroger CEO supermarket