Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Bupati Probolinggo Kenalkan Budaya Tengger di Eksotika Bromo 2025

Probolinggo, 23 Juni 2025 - Bupati Probolinggo, Gus Haris, menegaskan bahwa adat Tengger merupakan salah satu aset budaya yang sangat berharga bagi Indonesia. Pernyataan ini disampaikan saat acara Eksotika Bromo 2025, yang dihadiri oleh ribuan pengunjung di kawasan Gunung Bromo.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Haris mengumumkan terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati yang berisi pengakuan dan perlindungan terhadap masyarakat hukum adat Tengger. Langkah ini dianggap sebagai langkah bersejarah pertama untuk melindungi dan mengakui keberadaan budaya tersebut di kawasan Gunung Bromo.

"Budaya Tengger adalah bagian dari identitas kita. Kita harus melestarikannya untuk generasi mendatang," kata Gus Haris di hadapan ribuan orang yang hadir.

Selain membahas budaya, Gus Haris juga memperkenalkan konsep Tiga B: Bromo, Bentar, dan Bermi sebagai wajah baru pariwisata di Kabupaten Probolinggo. Konsep ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk mengunjungi daerah tersebut.

Tak hanya itu, Bupati Gus Haris juga meluncurkan The Seven Festival, sebuah festival yang akan berlangsung selama tujuh hari di tujuh danau yang berbeda. Festival ini dijadwalkan akan digelar pada bulan November mendatang, dan diharapkan dapat memberikan pengalaman wisata yang menarik bagi para pengunjung.

Dengan berbagai inisiatif ini, Bupati Probolinggo berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal, serta mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan di daerah ini.

library_books Prokopim Sae