Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar warga Amerika menolak serangan militer terhadap Iran. Survei yang dilakukan oleh The Economist bekerja sama dengan YouGov menunjukkan bahwa 60% orang dewasa di Amerika Serikat tidak setuju dengan keterlibatan militer, sementara hanya 16% yang mendukung tindakan tersebut.
Penolakan ini sebagian besar dipengaruhi oleh pengalaman buruk dari perang di Irak dan Afghanistan. Banyak warga Amerika yang merasa bahwa biaya yang dikeluarkan dalam dua perang tersebut, baik dalam hal nyawa maupun sumber daya, tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh.
Setelah serangan militer yang dilakukan baru-baru ini, pandangan masyarakat diperkirakan akan terpecah sesuai garis partisan yang sudah dikenal. Artinya, pendapat mengenai serangan ini akan sangat dipengaruhi oleh afiliasi politik individu.
Survei tersebut menunjukkan bahwa meskipun ada ketegangan internasional, banyak warga Amerika lebih memilih solusi damai daripada penggunaan kekuatan militer. Hal ini mencerminkan keinginan masyarakat untuk menghindari konflik yang berkepanjangan.
Dengan situasi yang terus berkembang, pandangan masyarakat mungkin akan berubah seiring waktu, namun untuk saat ini, penolakan terhadap serangan militer ke Iran terlihat sangat kuat di kalangan publik.
Amerika Iran serangan militer opini publik YouGov