Jalan Raya 1 di California, yang membentang sejauh 70 mil di atas pegunungan dan tebing yang menjulang di atas Samudera Pasifik, saat ini mengalami penutupan terpanjang dalam ingatan warga setempat. Jalur ini dikenal sebagai salah satu perjalanan darat yang paling dramatis di dunia. Sejak dibuka pada tahun 1937, jalan ini telah mengalami banyak penutupan akibat ratusan longsor, yang sering terjadi selama hujan musim dingin.
Penutupan yang sedang berlangsung ini disebabkan oleh longsor besar yang terjadi pada 14 Januari 2023, yang dikenal sebagai 'Paul's Slide'. Longsor tersebut menutup jalan dengan material setara setengah juta yard kubik dari sisi gunung, cukup untuk mengisi 23 lapangan sepak bola setinggi 10 kaki. Penutupan ini diperkirakan tidak akan dibuka kembali hingga setidaknya musim gugur mendatang.
Pemerintah setempat tidak memberikan harapan untuk pembukaan jalan dalam waktu dekat, sehingga pengusaha lokal merasa khawatir. Tempat menginap, galeri seni, dan toko-toko yang biasanya melayani wisatawan merasa tertekan karena kehilangan pengunjung yang sangat dibutuhkan pada musim panas. Kirk Gafill, manajer umum dari Nepenthe Restaurant yang terletak di puncak bukit, mengungkapkan bahwa bisnis mereka telah kehilangan sekitar sepertiga dari pelanggan yang biasanya datang dari Los Angeles dan daerah sekitarnya. Dia menambahkan bahwa mereka mengalami "kerugian bersih yang signifikan" selama dua tahun terakhir.
Sementara itu, pekerja dari Departemen Transportasi California (Caltrans) sebelumnya telah menyelesaikan perbaikan pada awal tahun 2024, tetapi longsor baru terjadi lima mil utara dari lokasi pertama, yang menyebabkan jalan kembali terputus. Longsor ini lebih sulit untuk diperbaiki karena tanah masih bergerak dengan kecepatan satu kaki per hari, sehingga memaksa penggunaan buldoser yang dikendalikan dari jarak jauh demi keselamatan, ujar juru bicara Caltrans, Kevin Drabinski.
Meskipun demikian, Drabinski memastikan bahwa Caltrans berkomitmen untuk melakukan segala cara agar Jalan Raya 1 tetap terbuka. Beberapa penduduk setempat justru merasa senang jika lalu lintas tidak kembali. Magnus Toren, direktur eksekutif Perpustakaan Memorial Henry Miller, sebuah landmark di Big Sur, mengatakan bahwa situasi ini bisa menjadi "waktu yang penuh keajaiban" bagi mereka yang tidak hidup dari gaji ke gaji.
Dengan penutupan yang berkepanjangan ini, masyarakat berharap agar perbaikan segera selesai dan Jalan Raya 1 dapat kembali berfungsi seperti sedia kala.
Jalan Raya 1 California longsor Big Sur penutupan