Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Eropa Mengalami Suhu Ekstrem Akibat Heat Dome

Eropa saat ini sedang mengalami suhu yang sangat tinggi akibat fenomena yang disebut heat dome. Suhu di banyak negara seperti Portugal dan Spanyol telah melampaui rata-rata musim panas, bahkan memecahkan rekor.

Menurut ilmuwan iklim Daniel Swain dari UCLA, heat dome adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sistem tekanan tinggi yang kuat dan bertahan dalam jangka waktu lama selama musim panas. "Ini adalah sistem tekanan tinggi yang menyebabkan udara panas terperangkap di bawahnya," jelas Swain.

Fenomena ini terjadi ketika udara panas dari atas turun dan terkompresi saat mendekati permukaan tanah. Ketika udara tersebut turun, suhunya akan meningkat. Misalnya, udara yang mungkin memiliki suhu 27 derajat Celsius di ketinggian beberapa ribu kaki bisa menjadi 32, 35, atau bahkan 38 derajat Celsius saat mencapai permukaan.

Sistem tekanan tinggi ini juga menghalangi pembentukan awan, sehingga membuat udara tetap kering dan panas. Dengan berjalannya waktu, panas dari heat dome ini dapat terakumulasi, menciptakan fenomena atmosfer yang terus menerus memanaskan daerah sekitarnya.

Di hari-hari biasa, sebagian energi matahari digunakan untuk menguapkan air dari tanah, yang membantu menjaga suhu tetap sejuk. Namun, ketika heat dome bertahan, kelembapan tanah berkurang, dan semua energi matahari beralih untuk memanaskan udara. "Setelah suhu mencapai titik tertentu dan berlangsung cukup lama, akan semakin mudah untuk suhu menjadi lebih panas lagi," tambah Swain.

Akibat suhu yang ekstrem ini, berbagai acara seperti turnamen tenis Wimbledon terpengaruh. Para atlet terlihat berusaha mendinginkan tubuh mereka dengan kantong es.

Bagi yang berada di Eropa, bagaimana cara Anda menghadapi cuaca panas ini?

library_books Wired