Lebih dari sepertiga kereta jarak jauh milik Deutsche Bahn (DB) tidak tepat waktu pada paruh pertama tahun 2025. Ini menjadi masalah besar bagi perusahaan kereta api milik negara Jerman tersebut, yang berusaha memenuhi target yang telah ditetapkan untuk meningkatkan layanan.
Menurut laporan, pada tahun lalu, kereta-kereta tersebut mengalami ketidakpastian waktu yang sangat tinggi, mencapai tingkat ketidakpuasan yang belum pernah terjadi dalam beberapa dekade. Patrick Schnieder, Menteri Transportasi Jerman dari partai CDU, menyatakan bahwa saat ini, Deutsche Bahn tidak dapat diandalkan dan kurang tepat waktu.
Richard Lutz, CEO Deutsche Bahn, menjelaskan bahwa meskipun mereka telah membuat kemajuan dalam memperbaiki infrastruktur, kualitas fasilitas masih di bawah harapan. "Kondisi yang tidak baik ini menyebabkan adanya proyek perbaikan yang harus dilakukan secara mendadak, dan ini sangat terasa bagi pelanggan baik di sektor penumpang maupun barang," ungkap Lutz.
Meskipun tantangan ini, Lutz menegaskan bahwa perusahaan terus berkomitmen untuk meningkatkan keandalan dan ketepatan waktu. Ia menambahkan, "Penting bagi kami untuk memperbaiki layanan, karena keandalan dan ketepatan waktu adalah kunci untuk kepuasan pelanggan, yang pada gilirannya akan mendukung pertumbuhan dan pergeseran transportasi yang lebih baik."
Masalah keterlambatan ini menjadi perhatian besar di kalangan pengguna jasa kereta, terutama bagi mereka yang mengandalkan transportasi kereta untuk perjalanan sehari-hari. DB memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pelayanan yang diberikan memenuhi harapan masyarakat dan dapat bersaing dengan moda transportasi lainnya.
Deutsche Bahn kereta tidak tepat waktu transportasi Jerman