Kota Mojokerto baru-baru ini berhasil meraih predikat terbaik pertama dalam Penilaian Kinerja Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS). Penghargaan ini diberikan pada tingkat kabupaten/kota se-Jawa Timur. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Drs. Benny Sampirwanto, kepada Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, dalam acara peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 yang berlangsung di Dyandra Convention Center, Kota Surabaya, pada hari Selasa, 1 Juli 2025.
Dalam penilaian yang dilakukan oleh tim panelis, Kota Mojokerto mencatat skor tertinggi dengan total nilai 132. Skor ini mengungguli Kabupaten Kediri dan Kota Surabaya yang masing-masing berada di posisi kedua dan ketiga.
Pada pagi harinya, Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Mojokerto dan Ketua DPRD Kota Mojokerto, serta jajaran Forkopimda, menghadiri upacara peringatan Hari Bhayangkara Ke-79. Upacara tersebut berlangsung di lapangan Sasana Abhipraya, Balai Kota Mojokerto, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri, dengan tema “Polri untuk Masyarakat”.
Selain itu, dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79, juga dilakukan Tasyakuran yang diadakan di Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto. Wakil Wali Kota Mojokerto, Cak Sandi, memberikan penghargaan kepada sembilan personel Polres Mojokerto Kota yang berprestasi dalam pengungkapan kasus narkoba. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pencapaian Kota Mojokerto dalam penurunan stunting dan kegiatan lainnya menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan bisa memotivasi daerah lain untuk lebih aktif dalam program kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Mojokerto stunting penghargaan HARGANAS kesehatan