Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Sam Altman Tanggapi Rekrutmen AI oleh Meta

Sam Altman Tanggapi Rekrutmen AI oleh Meta

CEO OpenAI, Sam Altman, baru-baru ini mengambil sikap tegas terhadap langkah CEO Meta, Mark Zuckerberg, yang melakukan rekrutmen besar-besaran untuk tim AI mereka. Dalam sebuah pesan yang dikirim kepada para peneliti OpenAI pada hari Senin malam, Altman mengungkapkan alasan mengapa para peneliti sebaiknya tetap berada di OpenAI jika mereka ingin membangun kecerdasan umum buatan (AGI).

Altman juga menyebutkan bahwa OpenAI sedang mempertimbangkan kompensasi untuk seluruh organisasi riset mereka. Ia merespon rekrutmen yang dilakukan oleh Meta, dengan mengatakan bahwa langkah tersebut bisa menimbulkan masalah budaya yang serius di masa depan.

Berita ini muncul setelah pengumuman besar dari Zuckerberg. Pada hari Senin, CEO Meta mengirimkan memo kepada stafnya untuk memperkenalkan tim superintelligence baru yang akan dipimpin oleh Alexandr Wang, mantan pegawai Scale AI, dan Nat Friedman, yang sebelumnya memimpin GitHub. Daftar pegawai baru juga mencakup beberapa orang dari OpenAI, seperti Shengjia Zhao, Shuchao Bi, Jiahui Yu, dan Hongyu Ren.

Mark Chen, kepala riset OpenAI, mengungkapkan bahwa kepergian beberapa anggota tim tersebut terasa seperti “seseorang telah memasuki rumah kita dan mencuri sesuatu.” Meskipun begitu, Altman menanggapi kepergian ini dengan nada yang berbeda. Ia mengatakan, “Meta memang mendapatkan beberapa orang hebat, tetapi pada umumnya, sulit untuk menganggap mereka mendapatkan orang-orang terbaik kami dan harus mencari jauh ke bawah daftar mereka; mereka sudah mencoba merekrut orang-orang dari sini untuk waktu yang lama, dan saya kehilangan jejak berapa banyak orang yang telah mereka coba untuk menjadi Kepala Ilmuwan mereka.”

Altman juga menyatakan kebanggaannya terhadap misi yang diemban oleh industri AI secara keseluruhan. Ia menambahkan, “Tentu saja akan selalu ada beberapa tentara bayaran, tetapi misionaris akan mengalahkan tentara bayaran.” Dengan pernyataan ini, ia menekankan bahwa OpenAI berkomitmen untuk mempertahankan para penelitinya dengan memberikan perhatian pada kesejahteraan dan kompensasi mereka.

Dalam dunia teknologi yang terus berubah, persaingan untuk merekrut talenta terbaik terus berlangsung. Altman berharap bahwa dengan dukungan dan komitmen yang kuat, para peneliti di OpenAI akan tetap berfokus pada misi mereka untuk menciptakan kecerdasan umum buatan yang bermanfaat bagi umat manusia.

library_books Wired