Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Trump Mengancam Bom Moskow dan Beijing

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, baru-baru ini mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan. Dalam sebuah acara penggalangan dana untuk kampanyenya tahun 2024, Trump mengancam bahwa ia akan mengebom Moskow dan Beijing jika Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Presiden China, Xi Jinping, mengambil tindakan terhadap Ukraina dan Taiwan.

Ancaman ini terungkap melalui rekaman audio yang dirilis oleh CNN dan dilaporkan oleh Kantor Berita Rusia, RIA Novosti, pada hari Rabu. Dalam rekaman tersebut, Trump menyatakan kepada Putin bahwa jika Rusia menyerang Ukraina, ia akan "membom Moskow habis-habisan". Trump menambahkan bahwa ia tidak memiliki pilihan lain.

Trump menyampaikan, "Kepada Putin saya sampaikan: ‘Kalau kamu masuk ke Ukraina, saya akan bom Moskow habis-habisan. Saya beri tahu, saya tidak punya pilihan lain.'" Dia kemudian mengatakan bahwa Putin tidak percaya dengan ancamannya dan mengatakan, "Tidak mungkin." Namun, Trump meyakini bahwa Putin percaya kepadanya meskipun hanya 10 persen.

Selanjutnya, Trump juga menyampaikan hal yang sama kepada Presiden Xi dari China. Ia mengatakan, "Kalau kalian masuk ke Taiwan, saya akan bom Beijing habis-habisan.’ Dia pikir saya gila," ungkap Trump dalam rekaman tersebut.

Setelah melakukan panggilan telepon dengan Putin pada Kamis (3/7), Trump mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap perkembangan yang terjadi di Ukraina dan menyatakan bahwa belum ada kemajuan dalam masalah tersebut.

Sementara itu, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyatakan bahwa Moskow akan memperhatikan dengan saksama pernyataan yang dibuat oleh Trump. Ini menunjukkan bahwa ancaman tersebut tidak dianggap sepele oleh pihak Rusia.

Pernyataan Trump yang provokatif ini tentunya menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat internasional mengenai potensi konflik yang lebih besar di antara negara-negara besar tersebut.

library_books Antarakupang