Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Serigala Modifikasi Genetik Capai Tonggak Pertumbuhan Besar

Colossal Biosciences mengumumkan bahwa serigala modifikasi genetik yang dikenal sebagai "serigala dire" telah mencapai tonggak pertumbuhan yang penting pada usia enam bulan. Dua serigala jantan, Romulus dan Remus, kini memiliki berat lebih dari 40 kilogram atau lebih dari 90 pon. Mereka lahir pada bulan Oktober 2024 dan memiliki panjang hampir empat kaki (sekitar 1,2 meter). Ukuran ini menunjukkan bahwa mereka sekitar 20% lebih besar dibandingkan dengan serigala abu-abu biasa pada tahap perkembangan yang sama, yang menunjukkan bahwa modifikasi genetik yang dilakukan berhasil mencapai karakteristik fisik yang diinginkan.

Sementara itu, serigala betina yang lebih muda, Khaleesi, lahir pada bulan Januari 2025 dan saat ini memiliki berat 15,8 kilogram (35 pon). Khaleesi memiliki ukuran 10-15% lebih besar dibandingkan dengan serigala abu-abu biasa. Menurut Matt James, Kepala Petugas Hewan Colossal, "Kami benar-benar dapat melihat bahwa gen serigala dire mulai muncul, dan kami mendapatkan serigala yang besar dan lebih mirip dengan spesimen kuno yang kami lihat."

Proyek ini melibatkan 20 pengeditan gen di 14 gen untuk mereplikasi sifat fisik yang terkait dengan serigala dire yang punah sekitar 10.000 tahun yang lalu. Modifikasi ini menghasilkan serigala dengan bulu putih yang khas, kepala yang lebih lebar, dan tubuh yang lebih kekar dibandingkan dengan kerabatnya, serigala abu-abu.

Namun, proyek ini juga menghadapi kritik ilmiah terkait istilah yang digunakan. Pada bulan Mei 2025, ilmuwan perusahaan Beth Shapiro mengakui bahwa serigala ini adalah "serigala abu-abu dengan 20 pengeditan" dan bukan serigala dire sejati. Ia menambahkan bahwa untuk mencapai de-extinction yang sebenarnya diperlukan kloning dengan DNA yang dilestarikan, dan tidak ada DNA serigala dire kuno yang dimasukkan ke dalam genom mereka.

Saat ini, serigala-serigala ini tinggal di sebuah kawasan seluas 2.000 hektar dan menunjukkan perilaku alami serigala termasuk dinamika kelompok. Remus muncul sebagai alpha, sementara Romulus mengambil peran beta. Mereka tetap berhati-hati terhadap manusia dan menunjukkan perilaku berburu meskipun dibesarkan dalam penangkaran.

Serigala-serigala ini sedang mempersiapkan pemeriksaan veteriner menyeluruh termasuk tes darah dan pencitraan CT untuk memantau perkembangan skeletal dan otot mereka saat mereka terus tumbuh menuju ukuran dewasa yang diperkirakan mencapai enam kaki (sekitar 1,8 meter) dan berat 68 kilogram (150 pon).

Foto: Colossal Biosciences

library_books Science