Kota Batu, 16 Juli 2025 - Dalam sebuah rapat yang dihadiri oleh perwakilan guru dari berbagai sekolah, Ketua Kadin Jatim, dan berbagai pihak terkait lainnya, Wali Kota Batu, Nurochman, memaparkan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan vokasi. Rapat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja di Kota Batu.
Nurochman menyoroti data ketenagakerjaan yang menunjukkan bahwa dari 174.706 penduduk usia kerja di Kota Batu, masih terdapat 4.667 orang yang menganggur. Ia menjelaskan bahwa sektor formal di Kota Batu masih terbatas, dengan dominasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pertanian. "Pembangunan SDM melalui vokasi menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja," ungkapnya.
Wali Kota juga mencatat bahwa partisipasi kerja perempuan cenderung menurun, sehingga perlu perhatian khusus dari semua pihak. Untuk itu, Pemerintah Kota Batu telah menyusun sinkronisasi antara dunia industri, dunia kerja, dan kampus melalui Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV). Ini bertujuan untuk merumuskan kebijakan yang mendukung hubungan antara pendidikan dan kebutuhan pasar.
Dalam pemaparannya, Nurochman juga mengungkapkan bahwa sektor pertanian menunjukkan pertumbuhan positif pada Triwulan I 2025. Namun, sektor pariwisata masih memerlukan pemulihan pasca-pandemi. Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap pelaku UMKM dan industri kreatif, termasuk inovasi dalam pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
"Kami berkomitmen menjadikan Batu sebagai pusat pertanian dan pariwisata di Jawa Timur. Kami akan mengoptimalkan potensi buah, bunga, dan teknologi pengolahan hasil pertanian. Contoh konkret adalah rekomendasi teknologi dari Politeknik yang bisa kita terapkan," tambahnya.
Di akhir pemaparan, Nurochman menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Batu untuk membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan semua pihak. Ia juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam melahirkan produk unggulan, seperti minuman dan camilan yang telah menjadi suguhan di Rumah Dinas.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Kota Batu akan memprioritaskan pendirian Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan meningkatkan alokasi pendanaan untuk program vokasi. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas tenaga kerja di Kota Batu.
(Sumber: Prokopim Setda Kota Batu)
Pemerintah Kota Batu Nurochman ketenagakerjaan vokasi UMKM