Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Program GATI Dukung MPLS di Kota Blitar

Program GATI Dukung MPLS di Kota Blitar

Kota Blitar, 14 Juli 2025 – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2KB) Kota Blitar meluncurkan program baru yang disebut GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia). Program ini bertujuan untuk mendukung Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk tahun ajaran 2025/2026.

Dalam program GATI, pemerintah daerah mengajak para ayah untuk aktif terlibat dalam mengantar anak-anak mereka ke sekolah pada hari pertama masuk. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun rasa percaya diri anak dan memperkuat kesiapan mental mereka sebelum memulai tahun ajaran baru.

Tim DP3AP2KB yang dipimpin oleh Kepala Dinas, Parminto, turun langsung ke beberapa sekolah untuk memantau pelaksanaan MPLS. Sekolah-sekolah yang dikunjungi antara lain MIN Gedog, SMPN 6, MTs Perwanida, dan SDN 1 Bendogerit. Selain itu, tim juga mensosialisasikan program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) kepada para wali murid.

Dengan adanya program ini, diharapkan para ayah bisa lebih terlibat dalam pendidikan anak-anak mereka. "Kami ingin mendorong para ayah untuk menjadi teladan bagi anak-anak mereka, terutama di hari-hari penting seperti hari pertama sekolah," ujar Parminto.

Program GATI diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung bagi anak-anak dalam beradaptasi dengan suasana sekolah yang baru. Diharapkan juga, partisipasi keluarga dalam pendidikan anak semakin meningkat, sehingga anak-anak merasa lebih siap dan percaya diri menghadapi tantangan baru di sekolah.

Melalui inisiatif seperti ini, Kota Blitar menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam proses pendidikan anak. Diharapkan program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendorong keterlibatan orang tua dalam pendidikan.

library_books Pemkotblitar