Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dilaporkan mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan basi. Kejadian ini membuatnya harus menjalani masa pemulihan selama beberapa hari. Informasi ini disampaikan secara resmi oleh kantor Perdana Menteri pada hari Minggu, 20 Juli, setelah Netanyahu jatuh sakit pada malam sebelumnya, tepatnya pada Sabtu, 19 Juli.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa Netanyahu mengalami dehidrasi dan peradangan usus. Kondisi ini mengharuskannya mendapatkan infus cairan untuk pemulihan. Meskipun dalam keadaan sakit, pihak kantor Perdana Menteri memastikan bahwa Netanyahu tetap akan menjalankan tugas-tugas kenegaraan dari kediamannya selama tiga hari ke depan.
Perlu dicatat bahwa Netanyahu saat ini tengah menjalani proses pengadilan atas dugaan korupsi. Ia rutin hadir di pengadilan dua kali setiap minggu. Persidangan yang dimulai sejak 24 Mei 2020 ini menjadikan Netanyahu sebagai perdana menteri aktif pertama dalam sejarah Israel yang duduk di kursi terdakwa.
Kondisi kesehatan pemimpin negara sering kali menjadi perhatian publik, terutama ketika mereka terlibat dalam isu-isu penting seperti hukum dan pemerintahan. Kasus Netanyahu menunjukkan bagaimana kesehatan seorang pemimpin dapat mempengaruhi kinerja dan tanggung jawabnya terhadap negara.
Netanyahu keracunan Israel makanan basi kesehatan