Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Zelenskyy Kembali Pulihkan Independen Badan Anti-Korupsi Ukraina

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, baru saja menyetujui rancangan undang-undang yang bertujuan untuk mengembalikan independensi badan-badan anti-korupsi di negara itu. Keputusan ini diambil di tengah protes yang jarang terjadi di seluruh Ukraina dan merupakan pembalikan dari undang-undang yang ditandatanganinya sebelumnya pada tanggal 22 Juli, yang memberikan kontrol kepada jaksa agung Ukraina atas otoritas anti-korupsi yang sebelumnya independen.

Langkah ini dianggap penting karena dapat berdampak negatif pada usaha Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa. Para demonstran mengkritik langkah tersebut, menganggapnya sebagai kembalinya era Presiden pro-Rusia, Viktor Yanukovych, yang dipaksa melarikan diri ke Rusia selama revolusi Euromaidan pada tahun 2014.

Dalam sebuah pernyataan di media sosial, Zelenskyy mengungkapkan bahwa ia telah menyetujui undang-undang tersebut untuk diserahkan ke parlemen pada hari Kamis. Ia menyatakan, "Penting bagi kita untuk menjaga persatuan. Penting bagi kita untuk mempertahankan independensi. Penting bagi kita untuk menghormati posisi semua warga Ukraina."

Komisi Uni Eropa juga menyatakan bahwa mereka "menyambut baik" komitmen Ukraina untuk melindungi badan-badan anti-korupsi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, Ukraina berusaha untuk tetap berkomitmen pada reformasi anti-korupsi yang sangat dibutuhkan.

Dengan langkah ini, diharapkan Ukraina dapat meneruskan upaya untuk memperkuat sistem hukum dan memberantas korupsi, yang merupakan salah satu syarat utama untuk bergabung dengan Uni Eropa. Mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan menjadi sangat penting, khususnya di saat-saat sulit seperti sekarang.

library_books Dwnews