Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

PLTSa Benowo Surabaya Dapat Penghargaan, Namun Ada Risiko Kesehatan

Surabaya, 25 Juli 2025 - Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Benowo di Surabaya baru-baru ini mendapatkan pengakuan sebagai proyek pengelolaan sampah yang lebih maju dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia. Proyek ini merupakan bagian dari Peraturan Presiden (PERPRES) 35/2018 yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan instalasi pengolah sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.

Dalam rencana tersebut, sebanyak 12 kota di Indonesia ditargetkan untuk memiliki fasilitas PLTSa. Meskipun proyek ini terlihat menjanjikan dan memberikan harapan untuk pengelolaan sampah yang lebih baik, terdapat kekhawatiran yang menyelimuti. Para ahli dan aktivis lingkungan mengingatkan akan bahaya yang tidak kasat mata dari proses pembakaran sampah.

Hasil riset dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jatim menunjukkan bahwa polusi yang dihasilkan dari fasilitas ini dapat menimbulkan berbagai potensi penyakit, terutama penyakit pernapasan. "PLTSa tidak lebih dari sekadar solusi palsu untuk tata kelola sampah. Proyek ini tidak hanya tidak menyelesaikan masalah, tetapi justru menambah masalah baru," ungkap salah satu perwakilan WALHI Jatim.

Polusi udara yang dihasilkan dari pembakaran sampah dapat mengandung zat-zat berbahaya yang berdampak negatif bagi kesehatan masyarakat. Penyakit pernapasan seperti asma dan bronkitis dapat meningkat akibat paparan polusi tersebut. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan dari adanya PLTSa.

Dengan adanya peringatan dari WALHI Jatim, para pengambil kebijakan diharapkan lebih berhati-hati dalam merencanakan proyek-proyek pengelolaan sampah. Masyarakat juga diharapkan lebih kritis dalam menanggapi proyek-proyek yang mengklaim dapat mengatasi masalah sampah, tanpa mempertimbangkan dampak kesehatan yang mungkin timbul.

PLTSa Benowo mungkin telah mendapatkan berbagai penghargaan, namun tantangan untuk menjaga kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Mengelola sampah dengan bijak dan ramah lingkungan haruslah menjadi tujuan yang harus dicapai tanpa mengorbankan kesehatan warga.

library_books Walhijatim