Bandara Munich, salah satu bandara terbesar di Jerman, berencana untuk membangun terminal khusus yang akan digunakan untuk pemrosesan migran yang akan dideportasi. Menurut dokumen perencanaan yang diperoleh oleh Reuters, terminal ini disebut dengan istilah "terminal repatriasi" dan akan memiliki panjang sekitar 60 meter serta terdiri dari dua lantai.
Terminal ini direncanakan dapat memproses hingga 100 orang setiap harinya. Pembangunan terminal ini ditargetkan selesai pada tahun 2028. Selain itu, terminal ini juga akan dilengkapi dengan "check-in pusat" untuk memudahkan koordinasi repatriasi.
Namun, rencana pembangunan terminal ini menuai kontroversi politik. Sejumlah anggota koalisi pemerintahan yang konservatif mendukung ketegasan dalam deportasi para pencari suaka yang ditolak dan para kriminal asing. Di sisi lain, para kritikus termasuk anggota partai Hijau menganggap bahwa rencana ini merupakan politik simbolis yang mahal dan merugikan pembayar pajak.
Rencana ini menjadi perhatian banyak pihak, mengingat masalah migrasi dan deportasi merupakan isu yang sangat sensitif di Jerman. Banyak yang berharap agar solusi yang lebih manusiawi dapat ditemukan dalam menghadapi masalah ini.
Bandara Munich terminal migran deportasi repatriasi