Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Foucault dan Biopolitik di Collège de France

Pada tahun 1979, Michel Foucault, seorang filsuf terkemuka, memberikan kuliah di Collège de France, sebuah institusi pendidikan yang lebih mirip sebagai republik pemikiran daripada sekadar universitas. Dalam kuliahnya yang berjudul "Kelahiran Biopolitik", Foucault berbicara dengan cermat dan penuh perhatian, tidak sebagai seorang nabi atau polemik, melainkan sebagai seorang kartografer yang menggambarkan aliran kekuasaan yang tersembunyi di bawah tanah ekonomi modern.

Foucault tidak sekadar mengutuk kapitalisme atau menolak pasar liberal. Ia menganalisis dengan teliti teks-teks dari sekolah ekonomi Austria dan Chicago, bukan untuk menolak mereka, tetapi untuk memahami lebih dalam. Dalam proses ini, ia memang melakukan beberapa kesalahan, seperti salah mengartikan kontrol monopoli dan mengacaukan regulasi pasar dengan distorsi yang ditimbulkannya. Ia juga melewatkan mekanisme halus di balik 'tangan tak terlihat' milik Adam Smith, yaitu sistem harga yang secara diam-diam mengatur keinginan dan kelangkaan.

Namun, kesalahan-kesalahan ini, seperti bayangan dalam lukisan chiaroscuro, justru memberikan kedalaman pada cahaya yang ada. Tujuan Foucault bukanlah untuk menciptakan ekonomi yang lebih baik, tetapi untuk menggambarkan bagaimana ekonomi telah menciptakan jenis manusia baru, yang dikenal sebagai Homo economicus. Ini bukan sekadar aktor yang menghitung dalam teori, tetapi subjek yang diatur oleh norma, bukan oleh hukum atau kekuatan.

Dalam kuliah tersebut, Foucault menjelaskan bagaimana cara pandang kita terhadap diri kita sendiri dipengaruhi oleh pasar. Menjadi rasional bukan lagi berarti berpikir dengan baik, tetapi memilih dengan baik—untuk mengoptimalkan, menghemat, dan bertindak sesuai permintaan model yang ada. Mereka yang menentang tidak dihukum; mereka justru menjadi tidak dapat dipahami.

Foucault menegaskan bahwa di mana politik dahulu mengatur ekonomi, kini ekonomi mengatur politik. Di ruang kuliah tanpa biaya ini, ia menawarkan sebuah diagnosis tanpa kesimpulan, mengajak kita untuk merenungkan: siapa yang mengkalibrasi timbangan antara efisiensi, utilitas, dan pertumbuhan? Tidak semua yang dianggap tidak rasional melanggar alasan; ada yang hanya menolak untuk dihitung oleh pasar.

library_books Arancanes