Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Amerika dan Uni Eropa Capai Kesepakatan Perdagangan Baru

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Amerika dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan perdagangan baru. Dalam kesepakatan ini, Uni Eropa akan mengenakan tarif dasar sebesar 15% untuk sebagian besar barang dari Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya, Trump menyebutkan bahwa kesepakatan ini juga mencakup komitmen Uni Eropa untuk membeli produk energi senilai $750 miliar dari Amerika dan berinvestasi tambahan sebesar $600 miliar di Amerika Serikat. Namun, beberapa produk seperti pesawat terbang dan peralatan semikonduktor tidak akan dikenakan tarif.

Sebelumnya, Trump telah memberlakukan tarif 10% untuk sebagian besar barang dari Uni Eropa dan mengancam untuk meningkatkan tarif menjadi 30% yang berlaku mulai 1 Agustus. Meskipun Meksiko merupakan mitra dagang terbesar Amerika Serikat dalam satu negara, Uni Eropa yang terdiri dari 27 negara menjadi mitra dagang yang lebih besar secara keseluruhan. Kebijakan perdagangan Uni Eropa ditangani secara terpusat.

Pada tahun 2024, Amerika mengimpor barang senilai sekitar $606 miliar dari Uni Eropa dan mengekspor sekitar $370 miliar. Ketidakseimbangan ini menjadi perhatian utama Trump, yang berusaha menggunakan tarif untuk mereformasi industri manufaktur di Amerika Serikat.

Perdagangan barang dan jasa dengan Uni Eropa menyumbang sekitar 4,9% dari produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat pada tahun 2024, menurut data dari Biro Analisis Ekonomi. Ini menunjukkan bahwa perdagangan dengan Eropa memiliki peranan yang lebih besar dalam perekonomian Amerika dibandingkan perdagangan dengan China, yang hanya menyumbang 2,2% dari PDB Amerika tahun lalu.

Produk farmasi adalah barang yang paling banyak diproduksi di Uni Eropa dan dikirim ke Amerika, dengan total mencapai $127 miliar pada tahun 2024. Namun, belum jelas apakah produk farmasi akan dikenakan tarif lebih tinggi dari 15%. Eropa merupakan rumah bagi perusahaan besar farmasi seperti Bayer dan Sanofi, tetapi banyak perusahaan farmasi Amerika juga memiliki pabrik di Irlandia yang memiliki pajak rendah. Pada tahun 2024, Irlandia mengekspor lebih banyak barang ke Amerika dibandingkan Italia dan Prancis.

Eropa juga merupakan pembeli besar minyak, gas, mobil, pesawat terbang, dan produk darah manusia seperti plasma dari Amerika. Pada tahun lalu, Amerika mengekspor barang senilai $32,3 miliar berupa pesawat dan suku cadangnya, serta $12,4 miliar dalam bentuk kendaraan ke Uni Eropa. Banyak mobil yang dikirim melintasi Atlantik adalah merek Eropa seperti BMW dan Mercedes yang diproduksi di pabrik-pabrik Amerika.

Meskipun Amerika mengalami defisit perdagangan barang sebesar $235,6 miliar dengan Uni Eropa pada tahun 2024, defisit ini menyusut menjadi $161 miliar jika termasuk layanan, menurut data BEA.

library_books Wsj