Saat ini, jumlah pekerja yang berusia lanjut di tempat kerja semakin meningkat. Namun, menurut survei dari HR Brain, hanya sekitar 10% perusahaan yang memiliki strategi khusus untuk mempertahankan pekerja usia lanjut. Padahal, mempertahankan pekerja berpengalaman ini bisa menghemat biaya perusahaan, seperti biaya rekrutmen dan pelatihan.
Meskipun penting, banyak perusahaan lebih fokus pada mendesain ruang kantor yang nyaman bagi pekerja muda dan mereka yang memiliki cara berpikir berbeda (neurodivergent). Sayangnya, fokus ini menyebabkan pekerja lansia tidak mendapatkan perhatian yang cukup dalam desain ruang kerja.
Para ahli desain mengatakan bahwa perusahaan perlu mulai menciptakan ruang kerja yang inklusif untuk semua usia. Dengan begitu, pekerja berpengalaman tetap merasa nyaman dan bisa terus berkontribusi di tempat kerja.
Manfaat dari ruang kerja yang ramah untuk pekerja lansia juga sangat besar. Selain mengurangi biaya, perusahaan bisa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang sangat berharga dari pekerja yang lebih tua.
Secara keseluruhan, perusahaan disarankan lebih memperhatikan kebutuhan pekerja lansia agar mereka tetap produktif dan merasa dihargai. Ini penting agar perusahaan bisa semakin maju dan kompetitif di masa depan.
pekerja lansia ruang kerja inklusif perusahaan desain kantor pekerja berpengalaman