Pada kuartal kedua tahun 2025, pemerintah Indonesia menghadapi tantangan dalam pengeluaran konsumsi yang masih mengalami penurunan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa kinerja pengeluaran pemerintah di periode ini masih mengalami kontraksi sebesar 0,33% dibandingkan tahun sebelumnya. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa belanja pemerintah juga mengalami penurunan di kuartal pertama tahun ini, yaitu sebesar 1,37%.
Kontraksi ini terjadi karena pada tahun 2024, pemerintah mengeluarkan anggaran yang sangat besar, terutama karena adanya Pemilihan Umum (Pemilu). Saat itu, belanja pemerintah tumbuh lebih dari 12%. Sekarang, setelah Pemilu selesai, pengeluaran pemerintah kembali melambat.
Menteri Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah harus segera mempercepat pengeluaran di sisa tahun 2025. Ia mengimbau seluruh Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah untuk melakukan belanja yang lebih produktif dan tepat sasaran. Tujuannya agar pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa kembali meningkat di akhir tahun.
Untuk membahas lebih dalam tentang situasi ekonomi ini, akan ada program Market Review yang disiarkan langsung di IDX Channel pada hari Jumat, 8 Agustus 2025 pukul 21.00 hingga 21.30 WIB. Program ini akan menampilkan pembahasan dari para pakar ekonomi dan pejabat terkait. Jadi, masyarakat diharapkan mengikuti acara ini melalui berbagai saluran televisi dan streaming online agar tidak ketinggalan informasi penting tentang kondisi ekonomi Indonesia saat ini.
pengeluaran pemerintah kuartal 2 2025 pertumbuhan ekonomi belanja negara Indonesia