Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kelompok Amerika Bentuk Komunitas Rasial di Arkansas

Sekelompok orang Amerika sedang membangun sebuah komunitas yang disebut 'Return to the Land' di daerah pedesaan Arkansas. Mereka hanya membuka akses bagi orang berketurunan Eropa putih dan memegang pandangan yang sama tentang segregasi, aborsi, dan identitas gender.

Video yang mereka bagikan di media sosial menunjukkan suasana yang tampak damai, dengan binatang dan anak-anak bermain di lahan seluas 160 hektar. Mereka membangun rumah kayu, gereja, dan fasilitas lain. Menurut Eric Orwoll, ketua komunitas ini, sudah ada sekitar dua puluh orang yang tinggal di sana secara tetap.

Namun, di balik itu semua, sejarah online para pemimpin komunitas ini menunjukkan sisi yang berbeda. Mereka pernah mengungkapkan pandangan yang sangat rasis dan anti-Semitik, serta memuji Adolf Hitler dan Nazi. Salah satu pemimpin bahkan sedang dalam penyelidikan kriminal di Ekuador. Orwoll sendiri pernah berbicara tentang kedatangan Hitler kedua dan memuji tokoh KKK, David Duke.

Kelompok ini juga terkait dengan jaringan internasional ekstrem kanan, termasuk tokoh neo-Nazi dari Australia yang pernah memicu kekerasan di Christchurch, Selandia Baru.

Meskipun begitu, komunitas 'Return to the Land' mendapat pujian dari kalangan ekstrem kanan dan telah mengumpulkan ratusan ribu dolar dari donasi masyarakat. Mereka mengklaim bahwa komunitas mereka adalah tempat damai dan penuh kedamaian.

Situasi ini menunjukkan bagaimana ide-ide kebencian dan diskriminasi bisa tersebar dan mendapatkan dukungan meskipun bertentangan dengan nilai-nilai keberagaman dan toleransi.

library_books Wired