Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Israel Rencanakan Perluasan Pemukiman Kontroversial di Tepi Barat

Israel sedang merencanakan perluasan pemukiman di wilayah Tepi Barat yang diduduki. Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, mengumumkan rencana untuk memperbesar pemukiman Maale Adumim, yang menurutnya akan 'mengubur' gagasan negara Palestina. Rencana ini termasuk pembangunan hampir 3.500 apartemen baru di sebuah lahan terbuka di daerah E1, yang terletak di sebelah timur Yerusalem.

Rencana ini menimbulkan kontroversi karena banyak pihak menganggap bahwa pembangunan pemukiman ini akan membelah wilayah Tepi Barat menjadi dua bagian. Kritikus mengatakan bahwa rencana ini akan memperkuat pemisahan wilayah dan menghambat usaha untuk menciptakan negara Palestina yang independen.

Smotrich menyatakan bahwa rencana ini adalah langkah besar untuk mengakhiri gagasan negara Palestina. Ia mengatakan, "Ini akhirnya mengubur gagasan negara Palestina, karena tidak ada yang perlu diakui dan tidak ada yang mengakui." Ia juga menegaskan bahwa siapapun yang mencoba mengakui negara Palestina akan mendapatkan jawaban tegas dari Israel di lapangan.

Lebih dari 700.000 warga Israel saat ini tinggal di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, wilayah yang direbut Israel dari Palestina sejak tahun 1967. Palestina menginginkan kedua wilayah ini sebagai bagian dari negara mereka yang merdeka.

Dunia internasional secara umum menganggap pembangunan pemukiman Israel di wilayah ini sebagai ilegal dan menghambat perdamaian. Sementara itu, Israel membantah dan menyatakan bahwa wilayah tersebut adalah tanah yang

library_books Dwnews