Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Proyek Geothermal Mataloko: Warga Tolak Penggunaan Air Sungai Tiwu Bala

Sejak tahun 2019, pengembangan proyek geothermal di Mataloko telah berlangsung dengan berbagai tahap. Dimulai dari sosialisasi yang dilakukan selama dua tahun, yakni 2019 hingga 2021, lalu dilanjutkan dengan proses pembebasan lahan untuk lokasi pengeboran yang berlangsung dari tahun 2021 hingga 2024.

Pada tahun 2024, proses pembangunan mulai memasuki tahap instalasi pipa. Namun, selama tahapan-tahapan sebelumnya, tidak ada sosialisasi terkait pengambilan air dari sungai Tiwu Bala. Hal ini menyebabkan ketidakpuasan dari sebagian warga setempat.

Penolakan warga semakin terlihat setelah adanya aksi berupa 1000 lilin dan ritual adat Leba Manu. Ritual adat ini dianggap sebagai bentuk protes masyarakat terhadap rencana penggunaan air sungai tersebut. Mereka berpendapat bahwa penggunaan air dari Tiwu Bala tidak sesuai dan bisa merusak lingkungan serta tradisi mereka.

Sikap tegas warga Mataloko sangat jelas, mereka menolak keras penggunaan air dari sungai tersebut demi mendukung keberlangsungan proyek geothermal yang sedang berjalan.

Informasi lengkap mengenai sikap warga dan perkembangan proyek ini bisa dibaca lebih lanjut di situs web www.walajagawaka.web.id.

library_books Walajagawaka Id