Paska kebakaran besar yang melanda Pasar Pandaan pada hari Kamis (28/8/2025), Pemerintah Kabupaten Pasuruan segera menyiapkan berbagai rencana untuk membantu para pedagang yang terdampak. Salah satu langkah utama adalah merelokasi para pedagang agar mereka dapat kembali berjualan dan aktivitas pasar bisa berjalan kembali normal.
Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, mengatakan bahwa sesuai arahan dari Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, relokasi pedagang menjadi salah satu prioritas utama. "Kami ingin para pedagang segera mendapatkan tempat baru agar mereka tidak kehilangan penghasilan dan pasar bisa kembali aktif," ujarnya.
Untuk melaksanakan rencana tersebut, Dinas SDA dan Cipta Karya bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan proses identifikasi para pedagang yang terkena dampak kebakaran. Mereka melakukan mapping atau pemetaan lokasi pedagang sejak hari Jumat lalu. "Kami pastikan proses ini selesai secepat mungkin agar tidak mengganggu aktivitas di pasar terlalu lama," tambah Shobih.
Pada hari Sabtu (30/8/2025), Wakil Bupati Pasuruan melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke Pasar Pandaan bersama Ketua Komisi 4, Andri Wahyudi, dan anggota DPRD lainnya. Kunjungan ini bertujuan memastikan langkah-langkah yang telah dan akan diambil berjalan sesuai rencana.
Relokasi ini diharapkan dapat membantu para pedagang untuk kembali menjalankan usaha mereka dan menjaga kestabilan ekonomi di daerah tersebut. Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk segera menyelesaikan proses relokasi agar pasar di Pandaan bisa kembali beroperasi dengan baik dalam waktu dekat.
Pasuruan kebakaran pasar relokasi pedagang Pasar Pandaan pemerintah kabupaten