Pada tahun 1995, dua tokoh dari Harvard Business Review, Bill Taylor dan Alan Webber, memulai sebuah majalah bernama Fast Company. Majalah ini fokus melaporkan tentang inovasi dan perkembangan bisnis di seluruh dunia. Dalam kurun waktu 30 tahun, Fast Company menjadi salah satu majalah bisnis yang terkenal dan tetap eksis di tengah banyak pesaingnya yang juga muncul di tahun 90-an, seperti Business 2.0 dan Red Herring.
Perayaan ulang tahun ke-30 ini dilakukan dengan acara istimewa di Bursa Saham New York (NYSE). Tim editorial dari Fast Company diundang untuk merayakan pencapaian tersebut dengan cara yang unik, yaitu dengan menekan bel penutup pasar saham di NYSE. Ini adalah momen yang sangat berkesan dan simbolis, menunjukkan bahwa Fast Company tetap relevan dan berpengaruh di dunia bisnis dan media.
Sejak didirikan, Fast Company dikenal karena liputannya yang inovatif dan inspiratif tentang berbagai bisnis dan inovasi teknologi. Majalah ini terus mengikuti perkembangan terbaru dan memberikan wawasan yang berguna bagi pembaca yang ingin tahu tentang tren masa depan.
Perayaan ini bukan hanya sebagai perayaan ulang tahun, tetapi juga sebagai pengakuan atas dedikasi dan keberanian mereka dalam mengangkat cerita-cerita inovatif dari seluruh dunia. Semoga di usia yang ke-30 ini, Fast Company akan terus berkarya dan menginspirasi banyak orang lagi di masa depan.
Fast Company 30 tahun inovasi jurnalistik NYSE ulang tahun