Pada hari Minggu, 7 September 2025, ajang lari marathon tingkat dunia, Bank Jatim Bromo Marathon 2025, kembali digelar di kawasan Bromo. Acara ini diikuti oleh lebih dari 2000 pelari dari 21 negara berbeda, menunjukkan betapa besarnya antusiasme peserta dari seluruh dunia.
Kali ini, panitia menyediakan rute baru khusus untuk kategori full marathon, yaitu perjalanan sejauh 42 kilometer. Rute ini dirancang dengan tantangan tersendiri, dimulai dari jalanan menurun yang curam, kemudian dilanjutkan dengan pendakian menuju ketinggian 2.491 meter di atas permukaan laut. Perjalanan ini tidak hanya menguji stamina para pelari, tetapi juga menawarkan pengalaman yang tidak terlupakan.
Saat melintasi jalur marathon, peserta akan disuguhi pemandangan dramatis dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, salah satu taman nasional terindah di dunia. Pemandangan ini terkenal dengan keindahan alamnya yang memukau, termasuk Gunung Bromo yang ikonik dan hamparan pasir yang luas.
Selain itu, para pelari juga akan melihat Bukit Premium, sebuah lokasi yang kini viral di media sosial karena keindahannya. Pemandangan dari bukit ini sangat memukau dan menjadi salah satu daya tarik utama bagi peserta maupun penonton.
Menurut Founder Bromo Marathon dan CEO Galanesia Dedik Kurniawan, rute baru ini sengaja dibuat untuk memberikan pengalaman berbeda dan menantang. Ia berharap, acara ini dapat terus menjadi ajang olahraga internasional yang mempromosikan keindahan alam Indonesia sekaligus menantang kemampuan pelari dari seluruh dunia.
Bank Jatim Bromo Marathon 2025 tidak hanya sekadar lomba lari, tetapi juga menjadi ajang promosi pariwisata dan budaya Indonesia. Dengan keindahan alam yang spektakuler, acara ini mampu menarik perhatian banyak orang dan mempromosikan kawasan Bromo sebagai destinasi wisata favorit.
Bagi yang ingin mengetahui lebih banyak tentang acara ini, dapat mengunjungi website resmi di https://www.pasuruankab.go.id/isiberita/suguhkan-view-bukit-premium-ribuan-runner-nikmati-sensasi-bank-jatim-bromo-marathon-2025.
marathon Bromo pelari rute baru pemandangan dunia