Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Banksy Ciptakan Mural Kontroversial tentang Keputusan Pemerintah Inggris

Pada hari Senin, sebuah karya seni mural dari seniman jalanan terkenal asal Inggris, Banksy, muncul di luar Pengadilan Agung London. Mural ini menunjukkan seorang hakim memakai wig dan memukul seorang demonstran yang sedang berlutut sambil memegang papan bertuliskan protes. Gambar ini tampaknya menyampaikan kritik keras terhadap tindakan pemerintah Inggris yang melarang kelompok Palestina Action.

Banksy, yang identitas aslinya masih menjadi misteri, memposting foto mural tersebut di akun Instagram-nya. Sayangnya, karya ini langsung ditutup dan tertutup oleh pagar serta dijaga oleh dua petugas keamanan. Mural ini muncul secara tiba-tiba di luar bangunan bersejarah yang sangat penting ini.

Pengadilan Agung London sendiri adalah bangunan bersejarah yang dilindungi ketat, dan mural ini ditempatkan di depan bangunan tersebut saat suasana sedang memanas karena banyaknya orang yang ditangkap. Dalam beberapa hari terakhir, hampir 900 orang ditangkap karena melakukan protes menentang pelarangan Palestina Action.

Palestina Action adalah kelompok yang melakukan aksi langsung dan kini dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh pemerintah Inggris, sama seperti al-Qaeda dan Islamic State. Pelarangan ini dilakukan setelah sekelompok anggota Palestina Action menyerang sebuah pangkalan Angkatan Udara Inggris dengan cat semprot dan alat berat, dan kegiatan tersebut dianggap melanggar hukum.

Reaksi terhadap kebijakan ini sangat keras dari berbagai pihak. Kelompok aktivis, seperti Defend Our Juries, menyatakan bahwa karya Banksy menunjukkan kekejaman yang dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Inggris, Yvette Cooper, yang bertanggung jawab atas pelarangan Palestina Action.

Yvette Cooper baru saja diangkat menjadi Menteri Luar Negeri Inggris setelah sebelumnya menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri. Kritikus menilai bahwa tindakan pemerintah ini mengancam hak warga untuk melakukan demonstrasi secara damai.

Banksy sendiri dikenal sebagai seniman yang sering menyuarakan isu sosial dan politik melalui karya-karyanya. Sebelumnya, ia pernah membuat mural yang mendukung Palestina, termasuk di tembok pemisah di Tepi Barat.

Karya Banksy ini menjadi simbol perlawanan terhadap kebijakan pemerintah Inggris dan menyoroti pentingnya hak asasi manusia serta kebebasan berpendapat.

library_books Middleeasteye