Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kendall Rankin Pindah dari Perusahaan Besar ke Startup AI

Kendall Rankin dulunya bekerja di LinkedIn, sebuah perusahaan besar teknologi terkenal. Di sana, dia biasanya hanya tinggal di kantor sampai pukul 5 sore. Tapi sekarang, dia bekerja di sebuah startup yang sedang berkembang pesat. Di startup ini, hari kerjanya jauh lebih panjang, minimal delapan jam. Meski capek, Rankin merasa hari-harinya selalu penuh semangat dan tantangan.

Saat bekerja di LinkedIn, Kendall merasa nyaman dan merasa diperhatikan. Tapi setelah beberapa waktu, dia menyadari bahwa dia tidak belajar banyak dan tidak berkembang sesuai keinginannya. Ia merasa harus mencari pengalaman yang lebih menantang dan berbeda.

Akhirnya, Kendall memutuskan keluar dari LinkedIn dan bergabung dengan sebuah startup yang sedang berkembang di bidang kecerdasan buatan (AI). Di startup ini, setiap hari penuh dengan semangat dan inovasi. Meskipun begitu, hidup di startup tidak selalu mudah dan tidak cocok untuk semua orang. Kendall tahu apa yang dia hadapi dan dia merasa cocok dengan gaya kerja ini.

Cerita Kendall ini menunjukkan bahwa kadang kita harus berani mencoba hal baru, meskipun tantangannya besar. Bekerja di startup memberi pengalaman berbeda dan menantang, yang bisa membuat kita lebih berkembang dan belajar banyak hal baru.

library_books Businessinsider